Jelajah Dua Negara: Santri Kelas IX Sekolah Alam Tahfizh Preneur Taklukkan Malaysia dan Singapura dalam 5 Hari!

KUALA LUMPUR & SINGAPURA – Siapa bilang jadi santri kerjanya cuma di dalam asrama? Baru-baru ini, santri kelas IX Sekolah Alam Tahfizh Preneur membuktikan bahwa dunia adalah kelas yang luas. Melalui program “Backpacker 2 Negara”, para santri melakukan perjalanan lintas batas selama 5 hari 26 – 3O April 2026 untuk belajar kemandirian, budaya, teknologi, hingga pengabdian masyarakat.

​Bukan sekadar jalan-jalan, perjalanan ini merupakan implementasi nyata dari jiwa preneurship dan tahfizh yang mereka pelajari di sekolah.

Malaysia: Dari Robotika Hingga Jejak Sejarah Islam

​Perjalanan dimulai di Kuala Lumpur. Di sini, agenda santri sangat padat dan bermakna:

  • Pengabdian Masyarakat: Para santri mengunjungi Sekolah Sanggar untuk berbagi ilmu dan kebahagiaan. Ini adalah momen emosional di mana mereka belajar empati secara langsung.
  • Teknologi Masa Depan: Berkunjung ke International Islamic University Malaysia (IIUM), para santri masuk ke laboratorium untuk belajar Robotik. Di sini, mereka melihat bagaimana teknologi bisa bersanding harmonis dengan nilai-nilai Islam.
  • Wisata Religi & Budaya: Langkah kaki mereka membawa mereka ke megahnya Masjid Negara, Masjid Putra Jaya, hingga Masjid India. Tak lupa, mereka mengeksplorasi kekayaan seni di Islamic Art Museum, kegagahan Batu Caves, dan ikon kebanggaan Malaysia, KLCC.

​Setelah puas di ibu kota, perjalanan berlanjut ke kota bersejarah, Malaka. Di sana, santri seolah menembus lorong waktu saat mengunjungi:

  • Museum Samudra (replika kapal Flor de la Mar).
  • Benteng A Famosa yang legendaris.
  • ​Menikmati pemandangan kota dari Menara Taming Sari dan menutup hari dengan syahdu lewat Malaka River Cruise.

Singapura: Modernitas dan Edukasi Global

​Negara singa menjadi destinasi berikutnya. Di Singapura, para santri diajak untuk melihat bagaimana sebuah negara kecil bisa mengelola keterbatasan menjadi keunggulan dunia.

  1. Museum Nasional Singapura: Belajar sejarah dengan balutan teknologi display yang canggih.
  2. Universal Studios Singapore (USS): Melepas lelah sejenak dan menikmati ragam wahana kreatif berskala internasional.
  3. Changi Airport: Menutup perjalanan di bandara terbaik dunia, melihat megahnya Rain Vortex sebagai simbol inovasi tanpa batas.

Lebih dari Sekadar Perjalanan

​Kegiatan backpacker ini melatih para santri untuk mengatur logistik secara mandiri, mengelola waktu (manajemen waktu solat dan kegiatan), hingga berkomunikasi dengan warga asing.

​”Kami ingin santri tidak hanya hafal Al-Qur’an secara tekstual, tapi juga mampu membaca tanda-tanda kebesaran Allah di berbagai belahan dunia dan menjadi pribadi yang bermanfaat (Rahmatan lil ‘Alamin),” ujar salah satu pendamping kegiatan.

 

​Dengan ransel di pundak dan Al-Qur’an di hati, santri kelas 9 Sekolah Alam Tahfizh Preneur pulang membawa cerita, inspirasi, dan kesiapan untuk menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan global.

Sampai jumpa di petualangan berikutnya!

LEARNER Today… !

LEARDER Tomorrow … !

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *