Sekolah Alam Siak, 28 April 2026 – Aroma sedap masakan memenuhi area sekolah hari ini. Bukan berasal dari kantin seperti biasanya, melainkan dari deretan stan kreatif yang dikelola langsung oleh siswa-siswi kelas 6 dalam kegiatan Cafe Bisnis.
Kegiatan ini merupakan puncak dari pembelajaran kewirausahaan, di mana para siswa ditantang untuk mengelola bisnis kuliner secara mandiri. Sejak pagi, para “pengusaha muda” ini tampak sibuk menyiapkan berbagai menu makanan dan minuman hasil kreasi mereka sendiri.
Mandiri dari Dapur hingga Pemasaran
Tidak sekadar berjualan, para siswa terlibat penuh dalam proses bisnis ini. Mulai dari menentukan konsep menu, menghitung modal dan harga jual, hingga strategi promosi untuk menarik minat para pelanggan yang terdiri dari adik kelas, guru, dan Kakak Tingkat SMP sekolah Alam Tahfizh Preneur Siak.

Beraneka ragam hidangan disajikan dengan apik. Mulai dari camilan tradisional yang dimodifikasi, makanan berat yang menggugah selera, hingga minuman segar yang dikemas kekinian. Inovasi masakan yang dihadirkan membuktikan bahwa kreativitas anak-anak tidak memiliki batas jika diberi ruang untuk berekspresi.

Belajar Karakter Lewat Wirausaha
Koordinator Kegiatan Umi Laila dan Umi Dila menjelaskan bahwa Cafe Bisnis bukan sekadar mencari keuntungan materi.
”Di sekolah alam, kami menitikberatkan pada prosesnya. Di sini mereka belajar tentang kerja sama tim, kejujuran dalam bertransaksi, kesabaran melayani pelanggan, hingga ketangguhan jika produknya tidak langsung laku,” ujarnya.

Kegiatan ini selaras dengan pilar pendidikan sekolah alam (Pilar Bisnis) yang ingin mencetak generasi yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kemandirian ekonomi (entrepreneurship) sejak dini. Melalui Cafe Bisnis kelas 6 ini, diharapkan para siswa membawa pulang pengalaman berharga bahwa menjadi seorang pengusaha membutuhkan dedikasi, kreativitas, dan yang paling utama adalah integritas.
Penulis: rida
Dokumentasi: Juli

